Category Archives: Info Gadget

Pokoknya semua informasi terhangat tentang gadget-gadget yang lagi in..

Review T-Mobile HTC MyTouch 4G Slide aka Doubleshot (for Daily Used)

Spesifikasi
Langsung lihat di sini saja GSMArena

Review
HTC MyTouch 4G Slide ini juga dikenal sebagai HTC Doubleshot yang merupakan device untuk jaringan GSM keluaran HTC yang telah support koneksi 4G atau HSPA+. HH satu ini baru saya coba dan pakai sejak 5 hari yang lalu. Kesan pertama saat pertama coba yaitu body yang mantap walaupun berat, layar S-LCD yang terang dan nyaman di mata, serta HTC Sense yang exclusive dan luar biasa. HH ini dipersenjatai prosesor dualcore 1.2Ghz dari chipset Qualcomm dan GPU Adreno 220. Hal ini bikin ga kerasa lag waktu dipake ngegame. Kamera 8 mp + 2 led flash dengan sensor yang sangat baik membuat kesan pertama saat memotret benar2 bisa melupakan iPhone 4 yang ada dikantong.

[Image: 32771.jpg]

Saat pertama menyalakan handset ini, saya baru paham,, ternyata Doubleshot ini diutamakan utk kegiatan fotografi dan multimedia. Hal itu ditunjukkan lewat video yang dijalankan saat kita menghidupkan Doubleshot pertama kali (video ditunjukkan di atas). Pantas saja.. Adanya tombol shutter fisik dibagian sisi body cukup menunjukkan hal itu. Karena handset ini identik dengan kegiatan fotografi, maka review ini saya coba awali dari sisi kemampuan kamera dan aplikasi dukungannya.

[Image: htc-mytouch-4g-slide-camera-hands-on-0.jpg]

Kamera yang digunakan memang hanya 8 mp seperti handset-handset Android yang telah ada sebelumnya. Dua buah led flash yang terletak di sebelah lensa kamera juga tidak ada yg istimewa. Namun hal yang membuat saya kaget adalah kemampuan lensa kamera handset satu ini saat dicoba di tempat gelap. Hasil pengambilan gambarnya luar biasa. foto makro, portrait, low light, HDR, hingga panorama bisa dihasilkan dengan sangat baik. Dalam aplikasi kamera bawaannya, terdapat beberapa mode pengambilan gambar yang memudahkan kita dalam memotret berbagai macam objek. Kita juga dapat memanfaatkan tombol shutter fisik yang ada di sisi body utk self portrait. Berikut ini beberapa hasil pengambilan gambar menggunakan Doubleshot.

[Image: IMAG0109.jpg]
[Image: IMAG0101.jpg]
[Image: IMAG0114.jpg]

Selain kamera belakang, Doubleshot juga dilengkapi front facing camera. Sayang kamera depannya tidak dapat diharapkan hehe.. sepertinya front camera VGA tersebut hanya untuk melengkapi kebutuhan video calling atau face unlock dalam sistem operasi ICS.
Beralih dari fungsi kameranya, saya ingin mengenalkan senjata yang terbenam di dalam doubleshot ini. Selain dipersenjatai prosesor dan GPU yang sangat mumpuni di kelasnya, HH ini juga dilengkapi RAM 768mb dan internal memori 4 gb. Hal itu membuat memori penyimpanan sistem handset ini menjadi sangat lapang dan lag-lag bisa dikurangi dengan sangat efektif. Saat mencoba memainkan game HD kelas berat semacam Modern Combat 3 : Fallen Nation, handset ini tidak menunjukkan kesan lag sama sekali. kemampuan 3D grafisnya memang sangat baik. Dibanding iPhone 4 yang saya pakai, Doubleshot berhasil membuat saya beralih dalam memainkan beberapa game2 HD.

[Image: 20120212215954.png]
[Image: 20120212220920.png]

Oya, secara fisik, Doubleshot ini memang dilengkapi dengan keyboard fisik dan trackpad. Bagi mereka yang kesulitan untuk mengetik di keyboard virtual, keyboard fisik Doubleshot akan sangat membantu. Trackpad yang tersedia juga dapat membantu saat proses mengetik. Jadi selain keunggulannya dalam hal fotografi, Doubleshot juga dapat membantu dalam melakukan pekerjaan yang melibatkan penulisan dokumen, dsb. Selain keyboard fisik, device ini juga dilengkapi genius button. Saat pertama kali mencoba genius button, kesan pertama yang saya tangkap adalah fiturnya mirip SIRI di iPhone 4s. Kemampuannya dalam mengenali voice command benar2 luar biasa. Mungkin memang karena dukungan basis Google Voice Search yang menjadi fitur utama pada setiap perangkat Android.

[Image: P1010674_610x458.JPG]

Untuk urusan multimedia, ada fitur istimewa yang diusung oleh Doubleshot. Fitur itu adalah TV-Out. Ya, TV Out dapat membantu kita dalam menampilkan tampilan layar Doubleshot ke TV, Monitor, ataupun proyektor. Dengan begitu kita dapat menikmati film, musik, ataupun game yang terdapat pada Doubleshot, pada layar TV atau proyektor. menarik bukan? Gigi

[Image: 51DIRBl7CkL_SL500_AA300_-1.jpg]
[Image: 35a4p4g.jpg]

Dari segi baterai, Doubleshot didukung daya baterai 1520mah. Secara kapasitas, memang baterai tersebut akan terasa kurang. Namun setelah dicoba, saya tidak merasakan permasalahan dengan kapasitas baterainya. saya rasa, sama saja dengan handset Android lainnya dan iPhone 4 saya. Saya melakukan charging tiap sekitar 8-9 jam sekali untuk penggunaan normal (online dengan sinkronisasi email, twitter, whatsapp non stop).

Secara overall, saya sangat puas dengan handset ini. Saya benar2 bisa memanfaatkannya untuk apapun, kapan pun, dan dimana pun. Layarnya yang hanya 3.7 inch membuat nyaman untuk disimpan di saku celana.

XPeria ACE, Konsep Handset Canggih dari Sony Xperia

Kembali lagi, Sony Ericsson mengeluarkan konsep cameraphone terbaru yang jika dilihat dari spesifikasinya, pasti membuat setiap orang tertarik akan kecanggihannya. Sudah barang tentu si cameraphone ini akan dijejali OS Android. Belum terdengar kabarnya dengan versi Gingerbread atau ICS, yg pasti dengan adanya dukungan NFC, berarti antara dua versi OS tersebut.

Berikut ini penampakan konsep handsetnya.

Kabarnya, kameranya menggunakan Exmor R technology dan sebaik Sony Lens G. Mendukung untuk merekam video dengan kualitas 60HD. Selebihnya lihat digambar saja ya…

Honeycomb on HTC Desire HD

Parah nih… belum sempet nyoba yang Gingerbread gara2 ROMnya masih versi beta, eh ternyata ada kabar kalo DHD udah bisa porting OS Android Honeycomb 3.0. Saya sempat membaca beberapa sumber diantaranya sumber berikut :

http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=958391

http://www.blogsdna.com/15971/android-3-0-honeycomb-ported-to-htc-desire-hd-droid-incredible-evo-4g.htm

Menyebutkan bahwa Honeycomb yang berjalan pada HTC Desire HD masih terasa buggy, namun telah terlihat mengalami kemajuan dari versi OS sebelum2nya. Let’s check this video out!

Orang Indo Juga Bisa Bikin Tablet Sendiri Lhoo…

Berawal dari iseng dan ketidakpuasan terhadap produk tablet PC yang beredar di pasaran, IGGY BUDIMAN HUSAIN merangkai sendiri tablet yang dinamainya IGGY TAB.Casing dibuat dari netbook EeePC 9 inch yang sudah dibongkar habis-habisan. Komponen lainnya didapat dari hasil perburuan yang tidak mudah.

Ditemui suarasurabaya.net lelaki 36 tahun ini mengaku oprekannya ini bisa menekan unit produksi sebuah tablet PC jadi kurang dari Rp2 juta perunitnya.

”Lagipula, oprekan tablet ini membuat saya bisa mengcustomize sesuai apa yang jadi kebutuhan saya,” kata dia. Untuk hardware, perburuannya dimulai dengan mencari LCD touch screen 7 inch yang tepat untuk casing netbook yang sudah dilepas monitornya. Untuk piranti ini ternyata tak ditemukannya di Indonesia. ”Saya harus pesan di luar negeri via internet. Ini yang membuat proyeknya agak lama, karena menunggu shipping,” katanya.

Untuk processor, dia menggunakan Intel Celeron ulv 900 MHz, memory RAM 1 GHz, SSD 4 Gb, webcam 2 Megapixel, dan 6 buah USB port.

Software yang ditanamkan di IGGY TAB ini adalah Android. ”Sengaja saya instalasi Android agar saya bebas memodifikasinya sesuai keinginan karena platform Android ini open source,” kata IGGY. Dengan Android dipasang sebagai sistem operasi, IGGY mengaku dirinya juga bebas menanam aplikasi yang ia butuhkan, tentunya dengan isi kantong tidak terlalu banyak terkuras.

Merakit tablet PC buatannya sendiri ini diakui IGGY tidak terlalu sulit. ”Pertama belajar dari Youtube. Di luar negeri, merakit tablet PC sendiri sudah banyak dilakukan. Kalau di Indonesia, setahu saya belum banyak,” kata dia. Karena bisa disebut ’babat alas’, kesulitan yang ditemuinya saat merakit tabletnya sendiri itu tidak banyak dibantu oleh komunitas. ”Saya trial and error saja. Kalau nggak cocok komponennya, diganti. Tapi tidak terlalu banyak juga yang seperti itu karena board yang saya pakai sudah ada pasangan-pasangannya,” kata programmer di sebuah pabrik kertas ini menjelaskan.

Masalah juga sempat ia temui tatkala mesinnya sempat over heat. Ini karena letak LCD danboard yang nyaris menempel. Akhirnya dia buat jarak agak renggang antara keduanya, ditambah sistem heat sink yang ia tanamkan di board untuk mereduksi panas.

IGGY mengaku masih belum puas dengan purwa rupa IGGY TAB yang dibuatnya. Diantara yang ingin ia modifikasi lagi adalah LCD touch screen yang ingin dia ubah jadi capasitive dan mengganti processor menjadi Arm Cortex a8. Dengan spesifikasi itu, IGGY berani mengadu performa tablet buatannya dengan tablet pabrikan. Soal harga, IGGY juga memastikan biaya produksinya lebih murah dari purwarupa sebelumnya menjadi hanya kurang dari Rp1 juta perunit.(edy)

Foto : EDDY suarasurabaya.net

Sumber : http://infoteknologi.suarasurabaya.net/?id=ac42d526b36cd4a81bc33e82fb8b078e201190331